Sektor Farmasi Indonesia Mendapat Peningkatan Saat Fasilitas Cold Storage DGF Baru Dibuka
17 Agustus 2018
DHL Global Forwarding (DGF) mendorong industri farmasi Indonesia yang sedang berkembang pesat dengan fasilitas cold storage berikat baru di Jakarta.
Terletak di area kargo bandara internasional kota, ini akan memberikan kepada pengirim farmasi lingkungan penyimpanan 2-8°C dan penanganan pabean internal dengan waktu izin yang diperpanjang.
“Pasar farmasi Indonesia diproyeksikan tumbuh 10% per tahun, bernilai lebih dari US$12 miliar pada 2022,” kata presiden DGF Indonesia Vincent Yong.
“Hal ini sebagian besar didorong oleh pertumbuhan pasar domestik untuk obat generik dan layanan kesehatan yang semakin mudah diakses di seluruh negeri, menciptakan peluang signifikan bagi operator ilmu hayati multinasional dan domestik untuk meningkatkan operasi mereka.”
Penyimpanan dingin dilengkapi dengan kamera pengintai 24/7 dan sistem yang secara otomatis menghasilkan notifikasi SMS untuk mempercepat respons terhadap peristiwa pengiriman penting.”
Mr Yong mengatakan kepada The Coolstar bahwa sementara fokus DGF Indonesia adalah pada ilmu kehidupan dan perawatan kesehatan, permintaan negara untuk layanan logistik rantai dingin juga meningkat di produk yang mudah rusak.”
“Permintaan fasilitas rantai pasokan dingin di Indonesia sebagian besar didorong oleh industri makanan dan minuman (F&B), seperti pasar ikan, unggas, buah-buahan dan sayuran yang memiliki permintaan besar untuk kebutuhan rantai pasokan tersebut. Namun, fasilitas yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi permintaan pasar.”
“Selain F&B, sektor farmasi dan ritel juga merupakan salah satu pasar teratas dengan permintaan fasilitas rantai dingin. Karena teknologi dan kebutuhan perusahaan farmasi tidak diragukan lagi semakin canggih dan ketat, maka dibutuhkan teknologi canggih di fasilitas cold chain,” jelasnya.
Untuk memenuhi persyaratan ini, DGF membangun cold storage barunya dengan material bersertifikat Mills Test kelas satu, dan kemampuannya telah diaudit, dikalibrasi, dan disertifikasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika DKI Jakarta.”
Indonesia telah berhasil mendongkrak industri logistiknya selama dua tahun terakhir dengan diperkenalkannya pusat logistik berikat (PLB) . Ini bertindak sebagai zona perdagangan bebas mini di seluruh negeri, memfasilitasi pergudangan dan penyimpanan berbiaya rendah. Mereka dikreditkan dengan memberi Indonesia langkah yang sangat dibutuhkan melawan pesaing Malaysia dan Singapura di pusat logistik regional.”
Mr Yong mengatakan pusat penyimpanan dingin baru DGF – yang menyediakan izin bea cukai internal setelah batas waktu standar 4 sore – berbeda dengan PLB karena digunakan untuk penyimpanan sementara impor, sementara PLB digunakan untuk menyimpan kargo hingga tiga tahun atau lebih.”
“PLB juga menawarkan layanan bea cukai parsial, serta kegiatan ekspor kembali, tergantung pada kebutuhan pelanggan. Namun demikian, DGF juga mengoperasikan beberapa PLB di seluruh Indonesia untuk mendukung permintaan dan kebutuhan pelanggan kami,” katanya.
Sementara permintaan untuk logistik rantai dingin mungkin meningkat, geografi Indonesia yang unik menghadirkan rintangan yang signifikan untuk mengangkut kargo yang dikontrol suhu.
“Tantangan utama logistik rantai pasokan di Indonesia, termasuk rantai dingin, adalah kurangnya infrastruktur yang mendukung, terutama pasokan listrik yang memadai dan struktural, serta jaringan jalan yang belum berkembang, terutama di wilayah di luar Jawa,” kata Yong.
Diambil dari:
https://theloadstar.co.uk/coolstar/indonesian-pharma-sector-gets-boost-new-dgf-cold-storage-facility-opens/
